LESSON 03 / 03
Pola Orkestrasi Multi-Agent
15 menit bacaAI Agents
Satu agent vs tim
Multi-agent bukan tujuan — ia pola ketika satu konteks tidak cukup untuk semua tanggung jawab.
Pola yang terbukti
1. Router
User ──▶ [Router agent] ──▶ agent billing | agent teknis | agent umum
Sederhana, paling sering cukup. Router membaca permintaan, mengarahkan ke spesialis.
2. Pipeline (relay)
[Peneliti] ──draft──▶ [Penulis] ──naskah──▶ [Editor] ──final
Tiap tahap satu fokus, outputnya jadi input berikutnya. Mudah diaudit.
3. Debat / kritik silang Dua agent dengan peran berlawanan (proposer vs critic) meningkatkan kualitas penalaran untuk tugas analitis — dengan biaya 2x token.
Aturan skala
- Mulai dari satu agent + tools bagus. Mayoritas kasus selesai di sini.
- Pecah hanya saat: konteks penuh, tanggung jawab bertentangan (kreator vs reviewer), atau butuh paralelisme.
- Orkestrator tetap deterministik — kode-mu yang mengatur alur antar agent, bukan memberi agent lain "kebebasan berorganisasi" tanpa batas.
Observability multi-agent
Log tiap hop: agent siapa, input apa, output apa, berapa token. Tanpa jejak ini, sistem multi-agent adalah kotak hitam yang mustahil didebug saat salah.